Twitter

Minggu, 20 Oktober 2013

Analisis E-Government

ANALISIS KINERJA SISTEM
ANALISIS E-GOVERNMENT PADA KOTA/KABUPATEN DI PROVINSI BANTEN 
(KOTA CILEGON)


Disusun Oleh :
Devi Tantowi Khoeruman
Eka Fitri Rahayu
Gunarwin Ardhi Rukmana
Irma Leofany Tambunan
Jatnika Sari


Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013



1.     Website Kota Cilegon

Gambar 1. Lambang Daerah Kota Cilegon
Website Kota Cilegon dengan alamat http://cilegon.go.id memiliki informasi yang up-to-date, serta tampilan yang menarik.

Menurut panduan dari KOMINFO (2003), isi minimal pada setiap situs website pemerintah daerah:
1.      Selayang Pandang
Website ini menyajikan informasi selayang pandang yaitu penjelasan mengenai sejarah singkat terbentuknya kota Cilegon, visi & misi, arti dari lambang daerah, peta wilayah, dan penghargaan yang pernah diterima oleh kota Cilegon.

2.      Pemerintah Daerah
Website ini menjelaskan mengenai kesekretariatan Kota Cilegon, yaitu sekretariat dewan dan sekretariat daerah. Sekretariat dewan meliputi semua organisasi yang memiliki Tugas dan kewajiban pokok sebagai penyelenggara administrasi kesekretariatan, administrasi keuangan, mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, dan menyediakan serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Sedangkan sekretariat daerah memiliki tugas dan kewajiban pokok untuk membantu Walikota dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan perangkat daerah. Di dalam website ini juga menyajikan informasi alamat dan nomor telepon/fax dari badan-badan organisasi, dinas, kecamatan, dan kelurahan yang ada di kota Cilegon.

3.      Geografi
Website ini menjelaskan antara lain letak geografis, morfologi, fisiologi, penggunaan lahan, cuaca dan iklim dari Kota Cilegon.

4.      Peta Wilayah dan Sumberdaya
Website ini menyajikan batas administrasi wilayah dalam bentuk peta wilayah. Tetapi informasi mengenai sumber daya yang ada dalam daerah tidak diberikan.

5.      Peraturan/Kebijakan Daerah
Website ini menyediakan informasi mengenai peraturan/kebijakan daerah dari kota yang bersangkutan yaitu UU NO.14 TAHUN 2008,  PERMENDAGRI NO. 35 TAHUN 2010, PERKI NO.1 TAHUN 2013, PERKI NO. 2 TAHUN 2010, namun disajikan dalam bentuk file pdf yang harus diunduh terlebih dahulu.

1.      Buku Tamu
Website ini tidak memiliki fitur buku tamu.

 
Berikut ini adalah tabel unit analisis e-government dan kategorisasi:
Tabel Unit Analisis dan Kategorisasi E-Government (Kota Cilegon)
No.
Unit Analisis
Bobot Nilai
Kategori
Bobot Nilai
Nilai Indikator
Nilai
Nilai Total
1.
Informasi Menu Utama Dalam Website
25%
Potensi Daerah
40 %
4
32%
15%
Komoditas Utama
30 %
2
12%
Kualitas SDM
30 %
1
18%
2.
Informasi Tambahan dalam fasilitas Website
20%
Tahap I
20 %
3
12%
14%
Tahap II
30 %
3
18%
Tahap III
50 %
4
40%
3.
Penyedia Hubungan
15%
G2C
40 %
2
16%
6%
G2B
30 %
1
6%
G2G
30 %
2
16%
4.
Aksesibilitas
10%
<10 Detik
100 %
3
100%
10%
10-30 Detik
70 %
> 30 Detik
50 %
5.
Design
10%
Animasi
30 %
2
12%
5%
Grafis
30 %
2
12%
Teks lengkap
40 %
3
24%
6.
Jumlah Tingkatan Informasi
20%
1 Tingkat
25 %
2
10%
6%
2 Tingkat
25 %
2
10%
3 Tingkat
25 %
1
5%
4 Tingkat
25 %
1
5%

Total
56%



Rumus dalam mencari nilai adalah sebagai berikut:




Rumus dalam mencari nilai total adalah sebagai berikut:




Penjelasan:
  1. Informasi Menu Utama dalam Website
a.      Potensi Daerah
Penilaian yang diberikan untuk kategori potensi daerah dalam website ini adalah 4. Hal ini dikarenakan informasi mengenai potensi daerah yang ada pada website pemerintahan Kota Cilegon terbilang baik karena memberikan 5 informasi potensi daerah, yaitu pariwisata, budaya, tenaga kerja, perindustrian, dan perdagangan.
b.      Komoditas Utama
Penilaian yang diberikan untuk kategori komoditas utama dalam website ini adalah 2, karena informasi mengenai komoditas utama yang diberikan di dalam website ada 1, yaitu pengolahan industri.
c.       Kualitas SDM
Penilaian yang diberikan untuk kategori kualitas SDM dalam website ini adalah 1, karena belum terdapat informasi mengenai kualitas SDM, yang ada hanya berita seputar peningkatan kualitas SDM.

  1. Informasi Tambahan dalam Fasilitas Website
a.      Tahap 1
Nilai yang diberikan untuk kategori tahap I yang meliputi informasi pendidikan dan pengetahuan adalah 3. Hal ini dikarenakan informasi pada tahapan I yang ada pada website pemerintah Kota Cilegon hanya memiliki berita-berita yang up-to-date seputar pendidikan dan prestasi yang diraih oleh penduduk di Kota Cilegon.
b.      Tahap 2
Nilai yang diberikan untuk kategori tahap 2 yang meliputi perniagaan adalah 3. Hal ini dikarenakan dalam website kota Cilegon terdapat 2 informasi industry dan hotel. Ada juga informasi perniagaan lainnya tetapi hanya berupa berita-berita up-to-date.
c.       Tahap 3
Nilai yang diberikan untuk kategori tahap 3 adalah 4. Hal ini dikarenakan informasi pada tahapan 3 yang ada pada website pemerintah Kota Cilegon memiliki 3 informasi yang up-to-date seputar kesehatan, berate pemerintah dan layanan masyarakat berupa daftar nomor telepon.

  1. Penyediaan Hubungan
a.      G2C (Government to Citizen)
Nilai yang diberikan untuk kategori Government to Citizen adalah 2. Hal ini disebabkan hanya terdapat 1 hubungan G2C dalam website ini, yaitu webmail.

b.      G2B (Government to Business)
Penilaian yang diberikan untuk kategori Government to Business adalah 1, karena pada website pemerintahan Kota Cilegon tidak atau belum ada informasi kerjasama ataupun hubungan (link) dengan perusahaan.

c.   G2G (Government to Government)
Penilaian yang diberikan untuk kategori Government to Government adalah 2. Hal ini dikarenakan dalam website ini hanya memiliki 1 hubungan G2G, yaitu hubungan dengan badan atau lembaga lain di bawah pemerintahan setempat.

  1. Aksesbilitas
Nilai yang diberikan untuk kategori aksesibilitas adalah 3. Dalam mengukur aksesbilitas ini dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu server dimana website ini berada, kecepatan jaringan dalam pengaksesan website, dan kecepatan jaringan dalam pengaksesan setiap menu pada website. Website ini memiliki total ukuran halaman sebesar 1.66MB, dan total number of request sebesar 86. Setelah diuji aksesibilitas dari website tersebut menggunakan alat pengukur kecepatan akses yang disediakan dalam situs http://gtmetrix.com/, dengan 3 kali percobaan diperoleh hasil yakni, 7.11 detik, 6.81 detik dan 7.05 detik. Data ketiga percobaan tersebut dibagi 3 sehingga diperoleh rata-rata aksesibilitas sebesar 6.99 detik. 

 


  1. Design
a.      Animasi
Nilai yang diberikan untuk kategori design animasi adalah 2. Hal ini dikarenakan website ini memiliki 2 kriteria penilaian animasi, yaitu ketersediaan animasi dalam website dan kerapihan animasi.
b.      Grafis
Nilai yang diberikan untuk kategori design grafis adalah 2, karena pada website pemerintahan Kota Cilegon design grafisnya memiliki warna yang senada, gambar yang sesuai dengan informasi yang ingin disampaikan, namun untuk ukuran huruf terlalu kecil, serta tata letak yang kurang sesuai.
c.       Teks Lengkap
Nilai yang diberikan untuk kategori design teks lengkap adalah 3. Hal ini dikarenakan teks lengkap yang terdapat dalam website hanya memenuhi 4 kriteria design teks lengkap yakni, bahasa yang dipakai mudah dimengerti, pemilihan kata yang sesuai, namun terdapat kata/huruf yang terpotong pada beberapa halaman karena tata letak yang kurang diperhatikan dan tidak stabil.
  1. Jumlah Tingkatan Informasi
a.      1 Tingkat
Nilai yang diberikan untuk kategori 1 tingkat adalah 2. Hal ini dikarenakan informasi yang diberikan pada website pemerintah kota Cilegon hanya menampilkan satu informasi mengenai Kelembagaan.
b.      2 Tingkat
Nilai yang diberikan untuk kategori 2 tingkat adalah 2, karena website pemerintahan Kota Cilegon hanya menyediakan link interface dengan lembaga lain.
c.       3 Tingkat
Nilai yang diberikan untuk kategori 3 tingkat lengkap adalah 1. Hal ini dikarenakan tidak adanya transaksi pelayanan publik maupun interoperabilitas aplikasi dan data dengan lembaga lain pada website ini.
d.      4 Tingkat
Nilai yang diberikan untuk kategori 4 tingkat adalah 1. Hal ini dikarenakan tidak adanya tahapan pemanfaatan yang ada pada website ini.

Minggu, 06 Oktober 2013

Analisis Kinerja Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SDM) di Bank BJB




ANALISIS KINERJA SISTEM


KELOMPOK 4 :

Devi Tantowi Khoeruman
Eka Fitri Rahayu
Gunarwin Ardhi Rukmana
Irma Leofany Tambunan
Jatnika Sari


KELAS: 4KA01 
A. Pengertian Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM adalah potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi.
Sistem adalah suatu kesatuan yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang tertentu.

Maka, sistem informasi SDM adalah suatu kesatuan yang menyediakan informasi yang digunakan dalam pembuatan keputusan sumber daya manusia.

 
B. Profil Bank BJB 
Bank BJB dahulu dikenal dengan Bank Jabar Banten adalah bank BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten yang berkantor pusat di Bandung. Bank ini didirikan pada tanggal 20 Mei 1961 dengan bentuk perseroan terbatas (PT), kemudian dalam perkembangannya berubah status menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Saat ini Bank BJB memiliki 62 Kantor Cabang Pembantu, 14 Kantor Kas, 987 ATM BJB, 104 Payment Point, 4 Kantor Wilayah dan 473 Waroeng BJB.
1. Profil Divisi Sumber Daya Manusia
Secara struktur organisasi bank BJB, Divisi SDM berada di bawah koordinasi langsung Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko.

Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan suatu aktivitas pada bank BJB untuk melakukan proses rekruitmen, pendayagunaan, pengembangan, dan pemeliharaan sumber daya manusia secara efektif dan efisien. Demi mendukung visi & misi di bank BJB dalam melaksanakan langkah-langkah strategis yang tepat untuk bersaing di pasar global, maka fungsi SDM dituntut untuk dapat memposisikan perannya di dalam perusahaan.
Sumber Daya Manusia bank BJB harus menempatkan fungsinya mendukung unit bisnis & support dengan peran sebagai berikut :
  • Mitra Bisnis Strategis : mempunyai kemampuan dalam menterjemahkan strategi bisnis yang ditetapkan perusahaan menjadi tindakan-tindakan dalam pengelolaan SDM yang fokus untuk menunjang pencapaian kinerja setiap unit kerja.
  • Tertib Administrasi : memiliki data-data kepegawaian yang akurat & berguna bagi proses pengelolaan SDM.
  • Agen Perubahan : mampu menjadi katalisator proses perubahan yang dicanangkan oleh perusahaan secara efektif.,
  • Budaya Perusahaan : Sesuai dengan corporate values  bank BJBGO SPIRIT”, pegawai harus bisa mengimplementasikan budaya perusahaan dalam segala aktivitas pekerjaan. Budaya perusahaan bank BJB memiliki 14 butir perilaku, sebagai berikut:
    • Ramah, Tulus, Kekeluargaan
    • Selalu memberikan pelayanan prima
    • Cepat, tepat, dan akurat
    • Kompeten & bertanggung jawab
    • Memahami & melaksanakan ketentuan perusahaan
    • Konsisten, disiplin, dan penuh semangat
    • Menjaga citra bank melalui perilaku terpuji & menjunjung tinggi etika
    • Fokus pada nasabah
    • Peduli pada lingkungan
    • Memberikan solusi yang terbaik
    • Berkeinginan kuat untuk mengembangkan diri
    • Menyukai perubahan yang positif
    • Menumbuhkan transparansi, kebersamaan, dan kerjasama yang sehat
    • Menjaga rahasia bank & perusahaan
Skema manajemen SDM dapat dilihat pada gambar di bawah ini :



2. Grup Perencanaan & Pengembangan SDM
Divisi SDM terbagi menjadi 2 grup utama sebagai berikut :



Grup Perencanaan & Pengembangan SDM memiliki tugas utama sebagai berikut :
  • Perencanaan : Merencanakan kebutuhan SDM dengan baik sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan, mengembangkan & mendorong karir pegawai berdasarkan kompetensi & kinerjanya melalui berbagai kegiatan pembinaan & kesempatan pengisian jabatan.
  • Rekruitmen :Melakukan proses seleksi, rekrutmen & penempatan secara efektif untuk mengisi kebutuhan perusahaan.
  • Pengembangan : Mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk program pengembangan karyawan secara periodik.



3. Grup Administrasi SDM



Dalam proses manajemen SDM, Grup Administrasi SDM memiliki tugas utama sebagai berikut :

  • Administrasi & Hubungan Kepegawaian : Melakukan proses Administrasi kepegawaian secara tertib administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Sistem Informasi SDM : Mengelola Database kepegawaian dan proses administrasi melalui HRIS yang mampu mendukung kebutuhan operasional & penetapan kebijakan bidang SDM.

  • Kompensasi & Pensiun : Pembayaran hak-hak untuk pegawai baik selama aktif maupun setelah masa bakti berakhir sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
  • Outsourcing / PKWT : Untuk lebih mendukung kinerja perusahaan dan pelaksanaan fungsi-fungsi dan rantai pekerjaan, maka dibutuhkan support yang dilaksanakan melalui tenaga outsourcing / PKWT.